Lebay bin Alay ala Fastabiqul Khairat (Marissa Haque)

9 Jan 2012

img_06976

Tak pernah ada niat untuk mencari musuh di dunia maya, namun ketika kebebasan berpendapat di salahgunakan maka sayapun terusik. Nama besar dan pendidikan tinggi mungkin belum cukup untuk menjadi tolok ukur kepintaran seseorang apalagi menjadi ukuran kedewasaan serta kematangan seseorang dalam mengakui kesalahannya. Begitu juga saat memutuskan untuk berkomentar pada sebuah blog Fastabiqul Khairat ( milik Marissa Haque ). Dengan niat ingin menjalin silaturahmi dan blogwalking, saya menyempatkan diri membaca dan menyimak tulisan di blog tersebut yang berjudul:

Mulut Kotor Penyanyi Baru Dee Djumadi Kartika Trionya Memes Addie MS Motivasinya Apa Ya?: Marissa Haque Fawzi

Setelah membaca tertarik saya untuk memberikan komentar. Adapun hal yang membuat saya tertarik untuk berkomentar adalah nama Institut Pertanian Bogor ( IPB ), tempat saya dulu sempat menimba ilmu dan juga nama kanda Arief Satria. Saya mengenal IPB pada tahun 1995 dan mengenal kanda Arief Satria pada tahun yang sama, karena beliau jadi pembicara saat saya mengikuti training Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) cabang Bogor. Saya tidak akan membahas lebih lanjut tentang hal tersebut, karena tulisan ini saya buat untuk sedikit menjelaskan tentang cerita yang simpang siur di TIMELINE twitter saya.

Saya berkomentar di blog Fastabiqul Khairat milik Marissa Haque itu hanya sekali, dan itu hanya singkat dan komentar saya adalah:

Wah ada yang jelekkan alumniku nich

Salam

(komentar ini saya kirim pada tanggal January 4th, 2012 at 16:40 sesuai dengan yang di tampilkan)

Karena moderasi blog Fastabaqul Khairat tersebut dibatasi ( dalam artian menunggu persetujuan dari pemilik baru akan tampil di halaman ), maka saya meninggalkan blog itu tanpa ada berfikir jelek apapun. Lalu pada tanggal 7 Januari 2012, TIMELINE twitter saya ada yang menyebutkan kalau komentar komentar di blog tersebut banyak yang di edit lalu ditampilkan tidak sesuai dengan aslinya Khabar ini saya dapatkan dari sahabat saya @ErfanoNalakiano, pemilik blog http://serujadiguru.blogdetik.com, maka saya mencoba buka kembali blog tersebut dan hasilnya adalah berubah menjadi :

rudigints Says:
January 4th, 2012 at 16:40

Wah berani beraninyasi perempuan tengil Dee Kartika Djumadi yang mengaku lebih pintar dari mbak Marissa Haque dan lulusan Amsterdam Universiteit menjelek-jelekkan IPB almamater saya ya? Awas kamu Dee!

Sebagai orang yang merasa tidak pernah berkomentar begitu tentu saya merasa dirugikan, karena terkesan saya ikut bermusuhan dengan yang namanya Dee Kartika Djumadi dan membela pemilik blog. Saya coba mengklarifikasi kepada sahabatku tersebut bahwa saya tidak pernah berkomentar demikian dan selanjutnya ramailah cerita ini menghiasi TIMELINE twitterku sampai aku menulis tulisan ini. Ternyata yang mengalami hal ini bukan saya saja, terbukti sahabat blogger yang lain juga mengalami hal yang sama, diantaranya @harismaul dalam tulisannya di blognya http://tinyurl.com/7mdvyz8 dan juga @nonadita. Bahkan @nonadita komentarnya klarifikasinya juga di hapus.

Saya jadi tertarik untuk mencoba mengklarifikasi lagi dengan menulis komentar klarifikasi di blog tersebut, karena menurut keterangan seorang sahabat, sistem moderasi akan gugur ketika komentar pertama sudah di terima. Komentar ke 2 saya adalah:

Wah berani beraninyasi perempuan tengil Dee Kartika Djumadi yang mengaku lebih pintar dari mbak Marissa Haque dan lulusan Amsterdam Universiteit menjelek-jelekkan IPB almamater saya ya? Awas kamu Dee! ( INI BUKAN KOMENTAR SAYA YANG ASLI )

Sebagai pemilik blog dan katanya berpendidikan, saya harap hapus komentar saya. Saya pribadi tidak peduli dengan masalah pribadi anda dengan siapa. Awalnya saya hanya berkomentar:


Wah ada yang jelekkan alumniku nich

Salam


Saya merasa sangat di rugikan dengan anda merubah komentar saya, karena terkesan saya juga ikut ikutan punya masalah dan pasang badan untuk permasalahan anda dengan Dee Kartika Djumadi. Bagi para pembaca, boleh mampir di blog saya, pernahkah saya menulis dengan tipe tulisan seperti yang di edit di atas?

Nama blog sungguh islami, tapi kok bisanya mengedit edit komentar yang masuk. Saya tunggu klarisifikasinya dalam batas waktu tertentu. Saya juga alumni IPB.
Salam

Komentar ke 2 ini saya postkan pada tanggal 8 januari 2012 pukul 23.06 WIB dan langsung masuk menjadi komentar di blog tersebut.

Setelah beberapa kali saya mencoba minta kejelasan kepada yang terhormat mbak Marissa Haque lewat akun twitternya dan juga lewat dorongan dari beberapa temen yang juga melakukan hal yang sama, akhirnya saya mendapat jawaban dari mbak Marissa Haque pada tanggal 9 Januari 2012 sekitar pukul 00.00 WIB yang berbunyi :

@wkf2010 @rudigints @nonadita @1bichara FOKUS lah kepada kejahatan @deedeekartika lah saudaraku. Jangan bereblok arah saya tdk mau anda dikte

Saya malah jadi heran sekarang, mengapa orang sekaliber Marissa Haque menjawabnya tidak fokus (karena saya hanya menuntut kejelasan tentang perubahan komentar saya di blognya) sementara beliau melalui twitter meminta kami fokus? Lalu saya coba jawab twitter dari mbak Marissa Haque selang beberapa menit melalui twitter yang isinya:

Itu urusan pribadi anda, mengapa komentar saya di rubah? saya dirugikan RT @HaqueMarissa @wkf2010 @nonadita @1bichara @deedeekartika

Sampai saya menulis tulisan ini tidak ada jawaban, tapi yang ada adalah tindakan penghapusan komentar komentar yang ada di blog tersebut. Dari komentar awalnya ada 30an, pada pukul 01.50 WIB tinggal 5 buah komentar saja dan komentar saya yang di rubah tidak di hapus namun komentar saya yang minta klarifikasi di hapus.

Karena penasaran, saya kembali postkan komentar ke 3 yang isinya sama persis dengan komentar ke 2 (akhirnya saya arsipkan datanya). Ini bunyi komentar ke 3 saya:

rudigints Says:
January 9th, 2012 at 01:52

Wah berani beraninyasi perempuan tengil Dee Kartika Djumadi yang mengaku lebih pintar dari mbak Marissa Haque dan lulusan Amsterdam Universiteit menjelek-jelekkan IPB almamater saya ya? Awas kamu Dee! (INI BUKAN KOMENTAR SAYA YANG ASLI)

Sebagai pemilik blog dan katanya berpendidikan, saya harap hapus komentar saya. Saya pribadi tidak peduli dengan masalah pribadi anda dengan siapa. Awalnya saya hanya berkomentar:

Wah ada yang jelekkan alumniku nich, salam

Saya merasa sangat di rugikan dengan anda merubah komentar saya, karena terkesan saya juga ikut ikutan punya masalah dan pasang badan untuk permasalahan anda dengan Dee Kartika Djumadi. Bagi para pembaca, boleh mampir di blog saya, pernahkah saya menulis dengan tipe tulisan seperti yang di edit di atas?

Nama blog sungguh islami, tapi kok bisanya mengedit edit komentar yang masuk. Saya tunggu klarisifikasinya dalam batas waktu tertentu. Saya juga alumni IPB.

Salam

Untuk menghindari kemungkinan yang lebih, lalu isi komentar saya di blog tersebut saya dokumentasikan dengan photo. Saya hanya heran, mengapa persoalan pribadi di bawa bawa, seolah olah mencari perhatian khalayak ramai di dunia maya. Saya mengenal mbak Marissa Haque sebagai idola, sebagai tokoh dan sempat terkesan dengan karier politik beliau yang begitu melejit. Namun dengan kejadian ini saya menarik semua rasa simpati saya terhadap beliau (mohon maaf ini pandangan pribadi).

Di mana letak moral, tata krama dan etika pemilik blog ketika dengan seenaknya merubah isi konten komentar orang lain untuk kepentingan pribadi. Berpolitik di lewat blog rasanya tidak ada yang melarang, namun mempolitisir komentar orang orang yang masuk dengan merubah isi asli komentarnya untuk kepentingan pribadi adalah perbuatan yang sangat MUNAFIK dan NAIF sekali. Mungkin mbak Marissa Haque perlu membaca ulang panduan di Blogdetik sebelum siap untuk membuat blog. Atau kalau tidak ada waktu untuk mengurusi blog, tidak ada salahnya memperkerjakan orang yang kompeten untuk mengelola blog anda, agar pencitraan diri anda lebih jelas dan terarah (maaf ini saran pribadi, tak mungkinlah orang yang sebesar Marissa Haque tidak sanggup menggaji satu atau 2 orang untuk mengelola social media pribadi).

Terakhir, saya cek blog tersebut (pada pukul 04.40 WIB, tanggal 9 januari 2012) hanya tinggal 3 komentar dan 3 komentar saya sebelumnya juga ikut di hapus. Melalui tulisan di blogku ini saya ingin anda meminta maaf kepada saya pribadi dan juga kepada khalayak umum karena sudah mengadu domba saya dengan orang yang tidak saya kenal sama sekali (Dee Kartika Djumadi). Sebagai catatan, semua bukti sudah saya dokumentasikan dengan rapi.

Sumber photo:

Blog Fastabiqul Khairat dan pribadi

@rudigint, 9 Januari 2012


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post